Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Perusahaan Neuralink Milik Elon Musk Berhasil Lakukan Implan Otak Manusia

RABU, 31 JANUARI 2024 | 09:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Startup Neuralink milik miliarder Elon Musk dikabarkan telah berhasil melakukan implan otak manusia untuk pertama kalinya.

Dalam sebuah postingan di X, Musk mengatakan bahwa pasiennya pulih dengan baik dan hasil awalnya menjanjikan.

"Manusia pertama menerima implan dari @Neuralink kemarin dan dalam masa pemulihan dengan baik," tulis Musk, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (30/1).


"Hasil awal menunjukkan deteksi lonjakan neuron yang menjanjikan," lanjutnya.

Implan otak Neuralink bertujuan untuk membantu orang dengan cedera traumatis mengoperasikan komputer hanya dengan menggunakan pikiran mereka.  

Pada Mei 2023, perusahaan tersebut mengatakan telah menerima persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk melakukan uji coba pertama pada manusia.  

Dan akhir tahun lalu Neuralink mengatakan pihaknya merekrut pasien dengan quadriplegia akibat cedera tulang belakang leher atau amyotrophic lateral sclerosis (ALS) untuk uji coba tersebut.

Dalam proses penelitiannya, startup Musk telah melakukan pengujian ekstensif pada hewan.  Eksperimen tersebut telah menimbulkan kekhawatiran dari beberapa kelompok hak asasi hewan atas tindakan perusahaan kepada primata sebagai objeknya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya