Berita

UMKM binaan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT)/Ist

Bisnis

Mengacu SDGs, SPMT Dorong Pengembangan UMKM

RABU, 31 JANUARI 2024 | 06:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia-Pelindo (Persero) berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan berkelanjutan, salah satunya melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Sekretaris Perusahaan SPMT, Fiona Sari Utami mengungkapkan bahwa kemajuan SPMT harus seiring dengan pengembangan lingkungan sekitarnya.

Oleh karena itu, SPMT terus berkomitmen untuk melaksanakan program-program TJSL yang mendorong Pembangunan berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan, hukum, dan tata kelola dengan prinsip yang lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya bagi masyarakat luas.


“Dalam melaksanakan program TJSL, SPMT mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs) yang berfokus pada tiga bidang prioritas yaitu pendidikan, lingkungan, dengan pengembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah-red),” ujar Fiona dalam keterangannya, Selasa (28/1).

Sepanjang tahun 2023, lanjut dia, SPMT telah merealisasikan berbagai program prioritas TJSL di antaranya program penanaman pohon, penghijauan, rehabilitasi mangrove, mengedukasi kepelabuhanan dalam Pelindo Mengajar, dan sosialisasi awareness K3 kepada TKBM.

Tahun 2023, SPMT melakukan pembinaan kepada UMKM di sekitar wilayah kerja melalui pengembangan usahanya seperti branding produk, perbaikan model packaging produk, perizinan, serta kemampuan marketing dan pengelolaan usaha yang ke depannya diharapkan dapat bersaing di pasar global.

Sambung Fiona, tak hanya program prioritas saja, SPMT juga melaksanakan program TJSL untuk pembangunan rumah ibadah, mudik gratis, dan bantuan hari raya keagamaan.

“Tahun 2024 ini SPMT berencana akan terus melakukan sejumlah program keberlanjutan yang menyasar pada tiga fokus utama TJSL Perusahaan,” ungkap Fiona.

“Tahun ini SPMT akan berkolaborasi dengan institusi pendidikan untuk pengembangan generasi muda dan terus melakukan edukasi pelabuhan yang nantinya akan disampaikan secara langsung oleh para pegawai SPMT,” tambahnya.

Sementara di bidang lingkungan, masih kata dia, SPMT memiliki program lanjutan rehabilitasi mangrove meliputi kegiatan penyulaman tanam mangrove dan penambahan serta perluasan tanaman mangrove.

“Tak hanya itu, tahun ini SPMT berencana akan melakukan rehabilitasi terumbu karang serta program penanaman pohon di daerah rawan longsor dan tandus. Sedangkan di bidang UMKM, tahun 2024 ini akan melakukan pemberdayaan UMKM di wilayah pelabuhan lain untuk memperluas pengembangan UMKM SPMT,” bebernya.

“SPMT tetap berkomitmen untuk mengambil peran dan bagian dalam kemajuan lingkungan dengan memberikan manfaat lebih baik bagi masyarakat, khususnya di wilayah kerja perusahaan,” pungkas Fiona.

SPMT memiliki bisnis yang bergerak pada kepelabuhanan di bidang operasi terminal multipurpose di Indonesia, seperti curah cair, curah kering, dan kargo umum.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya