Berita

Jurubicara Timnas Amin, Surya Tjandra/Ist

Politik

Pembagian Bansos Tembus Rekor, Jubir Amin: Karena Krisis atau Pemilu?

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 21:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas Amin) meminta pemerintah menjelaskan secara transparan soal pemberian bantuan sosial (Bansos) yang tembus rekor terbesar selama Republik Indonesia berdiri.

“Bansos ini dibagikan karena krisis atau karena jelang Pemilu, dan demi meraih dukungan suara pemilih?" tanya Jurubicara Timnas Amin, Surya Tjandra, saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (30/1).

"Kalau krisis, berarti kemiskinan meningkat. Kalau untuk Pemilu, itu jelas tidak pantas dilakukan, karena memanipulasi kebutuhan rakyat miskin,” sambungnya.


Mantan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/BPN) itu mengaku prihatin jika perekonomian masyarakat harus terus menerus ditopang dengan Bansos.

Mantan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu pun mengaku ragu dengan keanggotaan Indonesia di G20.

“Keanggotaan Indonesia di G20 jadi tanda tanya. Jika kita masih mengucurkan Bansos dan program makan gratis, itu artinya ada kesenjangan besar sekali di antara kelas sosial di negeri ini," pungkasnya.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, tahun ini pemerintah menyediakan Rp496 triliun untuk belanja Bansos, naik Rp20 triliun dari APBN 2023 (Rp476 triliun).

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya