Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Lagi, 500 Ribu Ton Beras Impor Masuk Indonesia

SELASA, 30 JANUARI 2024 | 14:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 500 ribu ton beras impor dilaporkan telah masuk ke Indonesia.

Laporan itu disampaikan Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi, sembari mengatakan, jumlah itu merupakan bagian dari sisa impor tambahan tahun lalu sebesar 1 juta ton.

"Sudah masuk (500 ribu ton)," katanya, di Kementerian Koordinator Perekonomian, Senin (29/1).


Sementara, untuk kuota beras impor lainnya sebesar 2 juta ton tahun ini dilaporkan masih dalam proses.

"Sudah dalam proses, semuanya sedang kita laksanakan untuk dukung program tugas Bulog, bantuan pangan dan beras SPHP," jelasnya.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, sebelumnya mengatakan impor beras yang akan masuk ke dalam negeri tahun ini sebanyak 3 juta ton, gabungan dari 1 juta ton impor 2023, dan 2 juta ton kuota tahunini.

"Kalau 2023 kan 2 juta, ditambah 1,5 juta ton. Kan sisanya 1 juta. Nah tahun ini 2 juta. Kuota itu kan diterbitkan tahun lalu dan enggak bisa penuhi semua (di 2023), jadi untuk carry over 2024," sambungnya.

Lebih lanjut Arief menjelaskan bahwa impor 2 juta ton itu masih direncanakan, karena pihaknya akan lebih dulu melihat kebutuhan beras dalam negeri.

Jika produksi dalam negeri cukup untuk cadangan beras pemerintah (CBP), maka impor tidak akan dilakukan lagi.

"Nanti kuota 2 juta, misalnya sudah cukup impor sejuta, ya kalau kurang ya kita nambah, bukan kuota itu harus habis. Tetapi kalau tanam itu 2 juta ha, 2 juta ha, ya kita enggak usah impor, kenapa harus impor? Tetapi ini harus kita kerjain, Pak Presiden minta kita punya cadangan 3 juta ton," katanya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya