Berita

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Prabowo: Kami Terang-terangan, Kami Tim Pak Jokowi

SENIN, 29 JANUARI 2024 | 00:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan siap melanjutkan pembangunan yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disampaikan Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dalam acara relawan Prabowo-Gibran, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1).

Namun, Ketua Umum Partai Gerindra itu menyampaikan hal serupa dengan gaya komunikasi yang lebih tegas lagi.

"Prabowo-Gibran serta Koalisi Indonesia Maju, kami terang-terangan dan tidak malu-malu dan tidak mencla-mencle. Kami adalah timnya Pak Joko Widodo," ujar Prabowo dalam acara tersebut dikutip melalui siaran ulang yang ditayangkan di Youtube, dikutip Minggu (28/1).


Dia tak memungkiri, dirinya pada dua kali pemilu sebelumnya di tahun 2014 dan 2019 merupakan lawan Jokowi. Tetapi, Prabowo merasa punya kesamaan dengan Jokowi ketika sudah bergabung dalam barisan pemerintahan.

"Saya bekerja, saya lihat dari dekat, saya lihat strategi dan program-program beliau ternyata sama dengan pemikiran-pemikiran saya. Karena itu saya komitmen, saya siap melanjutkan semua program dan strategi beliau," tuturnya.

Oleh karena itu, Menteri Pertahanan RI itu memastikan keberlanjutan program strategis nasional pemerintahan Presiden Jokowi, bersama Gibran Rakabuming Raka yang dia pilih dan disepakati partai Koalisi Indonesia Maju menjadi calon wakil presiden (cawapres).

"Program dan strategi kita adalah yang paling masuk akal, paling logis. Tidak ada pengusaha di dunia yang mau jual dagangan dengan harga yang minim. Masuk akal gak kekayaan kita kita jual ke bangsa asing dengan harga minimal? Tidak masuk akal. Kita mau mengolah kekayaan kita di bumi Indonesia," demikian Prabowo menambahkan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya