Berita

Ketua TKD Jabar Prabowo-Gibran, Ridwan Kamil, dan Jubir TKD Jabar Prabowo-Gibran, MQ Iswara/Istimewa

Politik

TKD Jabar Ogah Pusing Ridwan Kamil Dilaporkan ke Bawaslu

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jawa Barat, Ridwan Kamil, dilaporkan PDIP melalui Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) kepada Bawaslu Jabar. Laporan tersebut dilakukan atas dugaan pelanggaran aturan kampanye Pemilu.

Jurubicara TKD Jabar, MQ Iswara mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui tentang kegiatan Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, di acara BPD di Kabupaten Tasikmalaya.

"Jujur saya belum mengetahui persis tentang video yang katanya ada Pak Ridwan Kamil," kata Iswara saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (17/1).


Dirinya menjelaskan, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu, kegiatan yang disebut kampanye memiliki beberapa unsur.

Pertama, ada unsur penyampaian program. Kedua, ajakan untuk memilih. Dan ketiga, pembagian alat peraga kampanye (APK).

"Prinsipnya kan sesuai dengan PKPU Nomor 15 tahun 2023 itu kan harus, jika disebut kampanye, itu harus terpenuhi unsurnya, ada ajakan. Terus Kang Emil pake baju yang ada logo, lambang, ada tulisan tentang capres-cawapres," paparnya.

Selain itu, Iswara menambahkan, apabila Emil disebut melakukan kampanye hanya dengan memakai baju yang berwarna sama dengan seragam paslon 02, menurutnya hal tersebut tidak bisa dikatakan kampanye.

"Kalau hanya warna sama tidak bisa diinterpretasikan bahwa sedang kampanye. Apakah orang pakai baju kuning pasti Golkar? Kan belum tentu, anak SMA pake baju putih pasti PKS, kan belum tentu juga. Jadi unsur harus terpenuhi," tegas Iswara.

Iswara menyebut pihaknya tidak akan mengambil pusing dengan adanya laporan ke Bawaslu. Terlebih saat ini pihaknya akan memfokuskan sosialisasi di sisa waktu kampanye.

"Kita jalan terus kita fokus kampanye di sisa 27 hari ini, fokus kampanye sesuai dengan tugas wilayah masing-masing. Kita fokus kampanye, bersilaturahmi, merebut hati masyarakat dan memenangkan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024," pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya