Berita

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, menerima ribuan nelayan di halaman rumahnya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (12/1)/RMOL

Politik

Tegaskan Indonesia Negara Kaya, Prabowo: Kalau Ada yang Bilang Kita Miskin Itu Bohong!

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 00:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menegaskan Indonesia merupakan negara yang kaya. Sehingga dia membantah pihak-pihak yang menyebut Indonesia itu negara miskin.

Oleh karena itu, jika diberi mandat oleh rakyat Indonesia menjadi Presiden ke-8 RI, Prabowo akan menjaga dan mengelola kekayaan itu dengan baik untuk rakyat Indonesia.

“Saudara-saudara, negara kita kaya, kalau ada yang selalu mengatakan bahwa negara kita miskin, itu bohong,” kata Prabowo ketika memberikan sambutan dalam deklarasi dukungan para nelayan di depan kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (12/1).


Menteri Pertahanan Ri itu mengaku sudah mengumpulkan pakar terhebat di negeri ini untuk menghitung kekayaan Indonesia dan akan memberikan yang terbaik untuk rakyat Indonesia.

“Kita sudah hitung kekayaan kita luar biasa, dan tekad saya sebelum saya dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, saya ingin bekerja supaya kekayaan itu bisa dinikmati oleh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Dia berharap ke depan tidak ada lagi kemiskinan di Indonesia dan anak-anak Indonesia harus memiliki pendidikan terbaik dan gizi yang baik.

“Tidak boleh ada kemiskinan di bumi Indonesia, tidak boleh anak-anak Indonesia yang tidak dapat makan bergizi tiap hari, tidak boleh ada anak Indonesia yang tidak bisa dapat sekolah yang sebaik-baiknya, tidak boleh ada orang tua yang khawatir hari esok,” paparnya.

“Itu komitmen saya, itu perjuangan saya dari sejak saya muda, itu sumpah saya sebagai prajurit untuk membela rakyat dan bangsa Indonesia,” tegas Prabowo.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya