Berita

Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Ammarsjah Purba/Ist

Politik

Generasi Baru Hadapi Krisis Iklim dan Tantangan Bonus Demografi

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 16:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kepemimpinan nasional akan beralih kepada generasi Z dan Alpha saat negara ada di tahun Indonesia Emas 2045. Namun mereka akan menghadapi tantangan krisis iklim dan berada di periode demografi.  Bangsa Indonesia butuh program dan strategi yang tepat serta pemerintah yang bersikap tegas.

“Pasangan Ganjar-Mahfud memiliki kepedulian yang tinggi terhadap generasi baru, utamanya soal kualitas pendidikan, kesehatan, dan dampak krisis iklim,” kata Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Ammarsjah Purba dalam keterangannya, Jumat (12/1).

Perubahan iklim sendiri adalah tantangan serius, dan gejala itu sudah dirasakan oleh mereka yang kini ada dalam usia 15 hingga 25 tahun dalam bentuk pemanasan global, cuaca ekstrem dan bencana hidrometrorologi.


Banyak kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan. Proses itu akan berjalan panjang dan membutuhkan perhatian agar manusia bisa keluar dari kesulitan. Sesuatu yang tak mudah karena perubahan iklim butuh penyelesaian secara global.

Berbeda dengan negara-negara lain, pada 2045 mendatang Indonesia akan berada dalam periode bonus demografi. Dengan demikian program pendidikan dan kesehatan yang sesuai menjadi amat penting agar kualitas hidup meningkat dan bonus demografi memberi manfaat optimal bagi Indonesia.

Dalam periode yang terjadi dalam rentang tahun 2012-2041 itu, populasi Indonesia didominasi kelompok warga usia produktif. Dengan demikian terbuka peluang meraih pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Tentu mereka berada dalam kondisi sehat dan tingkat pendidikan baik sehingga mampu mengatasi tantangan yang ada.

“Periode bonus demografi sudah lama dibaca Mas Ganjar, tak heran saat menjadi Gubernur Jateng, Mas Ganjar meluncurkan program SMK Gratis, untuk menyiapkan generasi baru yang kompeten dan memiliki keahlian khusus,” kata Ammar.

Selain soal pendidikan, Ganjar juga peduli atas masa depan generasi baru dari krisis iklim. Dampak perubahan iklim jangan sampai menjadi penghambat kemajuan bangsa dalam periode bonus demografi, yang tinggal 18 tahun lagi.  Oleh karenanya diperlukan metode khusus untuk membangun narasi mitigasi.

“Dalam pandangan Mas Ganjar, tanpa kebijakan tegas pemerintah, salah satunya soal transisi energi, masa depan generasi muda akan dipertaruhkan akibat krisis iklim yang kian masif,” demikian Ammar.

Saat masih menjadi Gubernur Jateng pula, Ganjar Pranowo pernah menerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Jawa Tengah berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori pemerintah provinsi. Artinya capaian Ganjar dalam pelestarian lingkungan hidup diakui pemerintah dan publik.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya