Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Yakin Prabowo-Gibran Satu Putaran, Hasan Nasbi: Survei Ipsos Mirip Data Cyrus Network

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 15:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hasil survei lembaga internasional Ipsos Affairs soal elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, ternyata paling mendekati hasil survei internal Cyrus Network.  

Hal tersebut disampaikan Founder Cyrus Network yang juga Jurubicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Hasan Nasbi dalam akun X-nya, @datuakrajoangek hari ini, Kamis (11/1).

"Angka hasil survei Ipsos yang rilis kemarin itu adalah yang paling mirip dengan hasil survei yang dimiliki kantor saya," tulis Hasan Nasbi.


Hasil survei Ipsos mencatatkan, dibandingkan data survey akhir bulan November, elektabilitas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengalami kenaikan dari 42,66 persen ke 48,05 persen.

Sementara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar cenderung stagnan dari 22,13 ke 21,80 persen. Serta Ganjar-Mahfud dari 22,95 turun 18,35 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan menurun tipis dari 12,26 turun ke 11,80.

Dengan hasil survei dalam angka Ipsos saja, Hasan Nasbi meyakini bahwa kemungkinan kemenangan Prabowo-Gibran satu putaran semakin terbuka. Setidaknya jika melihat tren penambahan followers Prabowo di Instagram.

"Cukup ditambah dengan jumlah kenaikan followers IG Pak Prabowo dalam 4 hari terakhir, maka satu putaran sudah," lanjutnya.

Terkait hasil survei Cyrus Network. Hasan Nasbi, enggan membukanya. Katanya, Cyrus masih rutin melaksanakan survei, tetapi untuk kajian internal.

"Cyrus Network tetap melaksanakan survei secara rutin per bulan. Namun hasilnya hanya untuk kepentingan internal. Data milik klien dan digunakan untuk keputusan-keputusan strategis," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya