Berita

Calon Presiden Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan/RMOL

Politik

Pilpres Satu Putaran Sulit Terwujud

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 07:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 diyakini akan berlangsung selama dua putaran. Setiap capres masih berpeluang kalah dan hanya dua pasangan masuk putaran kedua.

"Selain itu, hingga saat ini belum ada lembaga survei merilis elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden meraih suara lebih dari 50 persen sebagai syarat minimal memenangi Pilpres," kata pengamat politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/1).

Emrus lantas mencontohkan hasil survei Litbang Kompas menempatkan elektabilitas Prabowo-Gibran di bawah 40 persen, tepatnya 39,3 persen; lalu pasangan Amin 16,7 persen dan Ganjar-Mahfud 15,3 persen.


Kemudian survei LSI pada 3 sampai 5 Desember 2023. Pada survei ini, Prabowo Gibran paling tinggi, namun belum sampai melebihi 50 persen, tepatnya 45,6 persen.

Nomor dua ada Ganjar-Mahfud dengan 23,8 persen, dan Anies-Muhaimin 22,3 persen.

Merujuk pada teori probabilitas yang menjadi landasan survei, maka Emrus menilai pilpres satu putaran sulit terwujud.

"Secara rasional sulit satu putaran, karena tiga pasangan calon untuk mencapai suara 50 persen plus satu sangat sulit," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya