Berita

Peluncuran branding kampanye Seger 8ener atau Seger Bener di Kantor DPW PKS Jabar, Kota Bandung/RMOLJabar

Politik

"Seger 8ener", Cara PKS Masuk Semua Kalangan

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 15:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkomitmen menjangkau semua kalangan, khususnya generasi zilenial dalam masa kampanye Pemilu 2024. Cara-cara unik dan kreatif pun dilakukan seperti melalui branding kampanye "Seger 8ener" atau Seger Bener dengan visualisasi buah jeruk.

Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu menerangkan, "Seger 8ener" merupakan tindak lanjut dari kampanye gagasan yang diusung PKS untuk Pemilu 2024. Yakni Pangan Murah, Kerja Gampang, dan Sehat Mudah.

“Pangan Murah kita ambil kata kuncinya sejahtera. Kemudian Kerja Gampang kita ambil berdaya, dan Sehat Mudah itu kita ambil bugar, jadi segar,” terang Haru di Kantor DPW PKS Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (8/1).


Dalam teknis kampanye Pangan Murah, Haru menjelaskan, PKS kerap membuka pasar murah bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dihadirkan untuk menghindari pelanggaran pemilu seperti bagi-bagi sembako yang termasuk politik uang.

“Kita mensubsidi tergantung kemampuan, ada kader yang bisanya 1.000, ada yang 2.000, ada yang nyari barang dan dijual dengan harga paling murah dan bekerja sama dengan warung-warung agar mereka sama-sama bisa bahagia,” jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (8/1).

Kemudian untuk kampanye Kerja Gampang, PKS juga tidak sekadar memaparkan visi-misi atau janji memberikan lapangan pekerjaan. PKS justru membuktikan dengan memberikan pelatihan bagi masyarakat pencari kerja.

“Kita punya program job seeker supaya kalau bikin CV bisa diterima sama perusahaan. Terus bakat kamu apa, keahlian kamu apa, itu kita lakukan termasuk yang mau jadi pengusaha, kita juga punya Next Preaner,” beber Haru.

Sedangkan Sehat Mudah, papar Haru, PKS juga mengimplementasikannya dalam setiap kegiatan kampanye dengan menyediakan pemeriksaan kesehatan. Sehingga, pelayanan kesehatan yang baik dapat dengan mudah dirasakan masyarakat.

“Tidak hanya janji kampanye. Kita ada cek gula darah, cek kolesterol, tekanan darah. Jadi Sehat Mudah kita implementasikan dalam kampanye,” tuturnya.

Lebih jauh Haru menjelaskan, branding kampanye "Seger 8ener" dengan visualisasi buah jeruk adalah upaya agar PKS semakin mudah dikenal masyarakat. Sebab, tidak sedikit masyarakat yang hingga kini masih alergi dengan logo partai.

“Apalagi zilenial, itu enggak mau di bajunya pakai logo (partai) besar-besar. Makanya dengan tagline 'Seger 8bener' ini, mudah-mudahan anak muda menjadi nyaman dengan PKS,” ucapnya.

Menurutnya, buah jeruk sengaja dipilih sebagai visualisasi dibanding jenis buah-buahan lainnya karena menjadi buah yang dapat dinikmati semua kalangan. Artinya, Haru berharap PKS menjadi partai yang juga mudah disukai dan diterima.

“Jeruk itu egaliter, jadi semua orang bisa menikmatinya, setiap saat ada. Itu juga harapan PKS, supaya PKS egaliter, diterima semua pihak, enggak ada yang resisten dengan PKS dan asik bersama PKS,” pungkas Haru.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya