Berita

Petugas keamanan mengontrol kotak suara, usai dirakit dan disusun di Gudang KPU, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Jawa Tengah, Senin (8/1)/RMOL Jateng

Nusantara

Mulai Lipat Surat Suara, KPU Salatiga Libatkan Tenaga Disabilitas

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 12:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hari pertama proses pelipatan surat suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga tak hanya melibatkan ibu rumah tangga. Tapi juga ada kaum disabilitas hingga mahasiswa.

Anggota KPU Salatiga Divisi Perencana Data dan Informasi, Jalal Pambudi mengatakan, tenaga pelipat dan sortir surat suara ini melibatkan sekitar 75 orang.

"Di samping itu di dalamnya juga terlibat sekitar 7 hingga 8 orang tenaga dari kelompok disabilitas," kata Jalal Pambudi ditemui Kantor Berita RMOLJabar, di Gudang KPU Salatiga, Senin (8/1).


Waktu pelipatan surat suara sesuai dengan kesepakatan, yakni antara pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut ada jeda 1 jam untuk istirahat.

Terkait honor, Jalal menjelaskan telah ada ketentuannya antara Rp200-300 ribu.

"Dalam pelaksanaannya khususnya pengawasan selama proses sortir dan pelipatan ini, kami melibatkan pengawas termasuk Bawaslu, kepolisian, hingga TNI. Jadi harapan kita benar-benar sesuai dengan ketentuan yang ada dan belajar dengan aman dan lancar," ungkap dia.

Dia menambahkan, tidak ada target waktu tertentu karena surat suara datang secara bertahap.

Seorang ibu rumah tangga, Tiwi mengaku, bersedia menjadi tenaga pelipatan dan sortir surat suara untuk mengisi kekosongan.

"Kesibukan lain warungan saja. Saya ketua kelompok, satu kelompok empat orang," kata Tiwi (47).

Rencananya pelipatan dan sortir surat suara keseluruhan berlangsung 5 hari ke depan untuk 5 jenis surat suara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya