Berita

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo/Ist

Politik

GMPI: Debat Capres di Istora Senayan jadi Panggung Ganjar Pranowo

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 11:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tiga calon presiden (capres) yang berkontestasi dalam Pilpres 2024 beradu gagasan dalam debat ketiga yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (7/1). Tema debat Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, Globalisasi, Geopolitik, dan Politik Luar Negeri

Jurubicara Ganjar-Mahfud Pilihan Indonesia (GMPI) A Latif S mengatakan bahwa capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo memiliki komitmen kuat untuk memperkuat posisi geopolitik Indonesia melalui prinsip-prinsip geopolitik progresif.

Menurut Latif, hal ini sejalan dengan pemikiran Proklamator Soekarno yang berupaya menciptakan tatanan dunia yang lebih adil dan bebas dari imperialisme dan kolonialisme.


"Berdasarkan posisi geopolitik, dan dalam diplomasi hubungan internasional, Pak Ganjar ingin menghasilkan terciptanya lapangan pekerjaan yang berpihak pada wong cilik dan buruh. Agar Indonesia bisa berdikari dalam ekonomi seperti konsep Trisakti Bung Karno," kata Latif dalam keterangannya di Jakarta, Senin (8/1).

Latif melihat seluruh gagasan yang dimunculkan dalam debat capres ketiga menjadi panduan bagi rakyat Indonesia dalam memilih pemimpin yang akan menakhodai Indonesia ke depan.

"Kita semua seluruh rakyat Indonesia menonton dan mendengarkan, insya Allah masyarakat tahu bahwa Ganjar-Mahfud adalah pilihan rakyat Indonesia," kata Latif.

Latif menambahkan, dalam debat capres malam tadi Ganjar Pranowo juga mampu menyuguhkan data-data yang valid tentang pertahahan.

"Bahkan saat beradu argumen tentang indeks global pertahanan dengan capres Prabowo, Ganjar sangat menguasainya. Debat capres ketiga panggungnya Ganjar," demikian Latif.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya