Berita

Seri Bincang Santai Politik (Bistik) kedua yang diselenggarakan Semeton Prabowo di Bandar Lampung, Minggu (7/1)/Ist

Politik

Semeton Prabowo Gelar Bistik Kedua Plus Nobar Debat Capres di Lampung

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 05:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Relawan Semeton Prabowo melanjutkan seri Bincang Santai Politik (Bistik) kedua yang dilaksanakan di Bandar Lampung, Minggu (7/1).

Kegiatan tersebut mengusung Tema Pertahanan, Ketahanan, Keamanan, Geopolitik dan Hubungan Luar Negeri sesuai dengan tema debat capres yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Semeton Prabowo, Putu Asrinidevy atau Devy menyebut acara ini juga dirangkaikan dengan nonton bareng (nobar) debat.


"Temanya kita sesuaikan dengan tema debat ketiga, yaitu seputar pertahanan dan keamanan. Kita kan juga nobar debat capres ketiga, sehingga serangkaian," ungkap Devy dalam keterangannya.

Dia menambahkan bahwa dengan adanya acara Bistik dan Nobar tersebut dapat meningkatkan pemahaman seputar pertahanan dan keamanan. Khususnya yang tertera dalam visi-misi Prabowo dan Gibran.

"Kegiatan ini pastinya merupakan cara kami menanamkan pemahaman seputar pertahanan dan keamanan serta geopolitik. Terutama apa yang termuat dalam visi-misi Prabowo-Gibran," jelas dia.

Menyambung hal tersebut, Koordinator Daerah (Korda) Semeton Prabowo Lampung, I Made Suteja Maradona menilai acara tersebut sangat diperlukan. Menurutnya, kegiatan diskusi ini menambah literasi dan mencerdaskan generasi muda dalam bidang pertahanan dan keamanan.

"Saya selaku korda sangat bersemangat waktu diminta untuk menggelar acara ini di Lampung. Karena selain sebagai sarana kampanye kreatif, ini juga menambah literasi generasi muda tentang pertahanan hingga geopolitik," tuturnya.

Dia menilai antusiasme terhadap acara Bistik dan Nobar cukup tinggi. Namun dirinya menyebut peserta dibatasi karena keterbatasan kapasitas tempat.

"Sesungguhnya antusias masyarakat khususnya pemuda. Apalagi kami melibatkan beberapa tokoh seperti Rahmat Mirzani. Tapi karena kapasitas tempat yang terbatas. Tapi kami juga siarkan lewat streaming youtube di akun Semeton Prabowo untuk yang tidak bisa hadir," papar Suteja.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri tokoh Lampung sebagai narasumber Bistik yakni Rahmat Mirzani Djausal (Dewan Pengarah TKD Lampung), Ketua DPN Peradah Indonesia,  I Gede Ariawan dan I Made Suteja Maradona (Korda Semeton Prabowo).

Kemudian untuk penanggap Nobar debat capres menghadirkan Anton Subagyo (Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu), yang didampingi oleh Semeton Prabowo yakni Gede Aditya Sukantra, Putu Asrinidevy dan N. Selvia Asta Mariyana.

Lebih lanjut, Devy kembali menekankan pentingnya kegiatan lapangan untuk menyentuh langsung pemilih.

Devy juga menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk menyampaikan pemahaman terkait program dari pasangan Prabowo-gibran. Menurut dia, hal tersebut perlu dilakukan secara langsung di lapangan.

Sebagai informasi, Relawan Semeton Prabowo dibina oleh Letnan Jenderal (Letjen) Purnawirawan Ida Bagus Purwalaksana. Sudah dibentuk dan aktif sejak awal tahun 2023 lalu dan disahkan secara resminya di Agustus 2023.

Relawan tersebut membentuk koordinator di 14 provinsi di Indonesia. Awalnya kegiatan lebih banyak di media digital seperti sosial media, Instagram, tiktok, Youtub, twitter (X). Serta web yang memuat tulisan seperti berita, gagasan, dan opini tentang berbagai isu kekinian seputar Prabowo.

Devy juga menyatakan bahwa relawan Semeton Prabowo juga sudah aktif di kegiatan lapangan sejak awal, baik secara pribadi maupun kolaborasi dengan pihak pemenangan serta relawan lainnya.

“Bukan cuma itu (online), kami juga beberapa kali membuat aktivitas lapangan seperti bagi-bagi susu di Jakarta dan di Sulawesi Tenggara, dan juga kami aktif dalam berbagai kegiatan kerelawanan yang dilakukan oleh baik TKN, maupun kolaborasi dengan relawan lainnya,” papar Devy.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya