Berita

Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto/Rep

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Debat Memanas, Prabowo Sebut Anies Tak Berhak Bicara Etik

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 22:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Prabowo Subianto menyebut Anies Baswedan tak berhak atau tak pantas berbicara soal etika.

Penilaian itu disampaikan Capres nomor urut 1 itu, saat debat Capres, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1).

Awalnya Prabowo menyatakan dirinya keberatan dengan Anies yang selalu membawa persoalan etika.


Menurutnya, data yang disampaikan Anies tidak sesuai dengan data yang dimilikinya.

"Data yang saudara ungkapkan itu keliru semua," kata Prabowo.

Prabowo pun menantang Anies duduk bersama, adu data. "Saya bersedia kita duduk bersama, kita buka-bukaan, mau bicara food estate atau lainnya," ajaknya.

Atas dasar itu Prabowo menilai Anies tidak berhak bicara soal etik.

"Saudara bicara etik... etik, saya keberatan, maaf ya, karena anda desak saya, terus terang saja, anda tidak pantas bicara soal etik, itu saja," sergah Prabowo.

Selain tidak berhak bicara soal etik, Prabowo menilai Anies menyesatkan, karena menyuguhkan fakta yang diklaim tidak benar.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya