Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Ist

Politik

Bukan Sekadar Dukung, Ada Harapan Jokowi Pembangunan Dilanjutkan Prabowo

SABTU, 06 JANUARI 2024 | 19:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pertemuan empat mata antara Presiden Joko Widodo dengan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto di sebuah restoran di Jakarta Pusat pada Jumat malam (5/1), jelas menunjukkan dukungan.

Begitu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat menghadiri konsolidasi kader Gerindra daerah pemilihan (Dapil) Banten I, meliputi Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, di Banten, Sabtu (6/1).

"Kalau kemudian Pak Jokowi makan bareng dengan Pak Prabowo lantas itu ditafsirkan sebagai dukungan sah sah saja," ujar Muzani.


Bahkan lebih dari sekadar dukungan, kata Muzani, tetapi ada harapan agar Prabowo melanjutkan pembangunan era Jokowi jika menang Pilpres 2024.

"Presiden Jokowi ingin Pak Prabowo melanjutkan apa yang sudah dibangun oleh beliau selama 10 tahun ini," tuturnya.

Muzani menjelaskan, Jokowi adalah pemimpin yang tingkat kepuasan publik yang tinggi. Posisi itu menegaskan bahwa apa yang sudah dikerjakan Jokowi selama ini mendapat respons dan dukungan yang positif dari rakyat.

Lanjut Wakil Ketua MPR RI, itu terbukti dari berbagai lembaga survei yang menempatkan tingkat kepuasan rakyat kepada Presiden Jokowi lebih dari 80 persen.

"Apa artinya? Bahwa rakyat Indonesia, kita semua orang Pandeglang, orang Lebak, orang Banten dan seluruh rakyat Indonesia berharap Pak Prabowo bisa melanjutkan apa yang sudah dikerjakan Pak Jokowi," pungkasnya.

Hadir dalam acara konsolidasi Ketua DPD Gerindra Banten Andra Soni dan anggota DPR Fraksi Gerindra dapil setempat, Ali Zamroni, serta jajaran pengurus Gerindra Banten.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya