Berita

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan tiba di Bandar Udara Internasional Minangkabau, Rabu (3/1)/Istimewa

Politik

Dulu Dukung Prabowo, Masyarakat Sumbar Kini Diyakini Dukung Perubahan

RABU, 03 JANUARI 2024 | 13:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, optimistis masyarakat Sumatera Barat akan mendukung dirinya dan cawapres Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024.

Padahal, jika melihat dua pemilu sebelumnya, Sumbar dikenal sebagai basis pendukung capres Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.

"Masyarakat Minang ini bukan basisnya satu orang, tapi basisnya orang-orang yang menginginkan perubahan," kata Anies di Bandar Udara Internasional Minangkabau, Rabu (3/1).


Pada Pemilu 2019 lalu, Prabowo yang berpasangan dengan Sandiaga Uno menang telak dengan meraih suara di atas 80 persen di Sumbar, jauh mengalahkan perolehan suara Joko Widodo-Maruf Amin.

Toh fakta ini tak membuat Anies gentar. Sebab jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu  meyakini, masyarakat Sumbar kini menginginkan adanya perubahan untuk Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.

"Kami yakin semangat perubahan akan muncul di 2024 ini," tandas Anies.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya