Berita

Ketua Umum Keluarga Besar Warga Jaya Indonesia (WJI) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Kartika Warga Jaya Indonesia (KWJI) kepada Dewi Angraeni (kanan)/Ist

Politik

Dewi Angraeni, Nakhoda Baru KWJI Komitmen Jalankan Trisakti dan Jas Merah

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 20:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Keluarga Besar Warga Jaya Indonesia (WJI) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono menyerahkan Surat Keputusan (SK) Ketua Umum Kartika Warga Jaya Indonesia (KWJI) kepada Dewi Angraeni.

Penyerahan dilakukan saat perayaan HUT ke-56 Keluarga Besar Warga Jaya Indonesia di Jakarta, Sabtu (30/12) lalu.

Dalam keterangan yang diperoleh Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/1), surat keputusan itu Nomor SKEP. Nomor 18/DPP/KB-WJI/XII/2023.


Surat tersebut berisi tentang Komposisi Susunan Pengurus Kartika Warga Jaya Indonesia periode 2023-2028 yang dipimpin oleh Dewi Angraeni.

Dalam amanatnya, Hendropriyono mengucapkan selamat kepada Dewi Angraeni yang telah menerima mandat sebagai Ketua Umum Kartika Warga Jaya Indonesia.

“Selamat kepada Mbak Dewi Angraeni, MM yang telah menerima mandat sebagai Ketua Umum Kartika Warga Jaya Indonesia,” kata Hendropriyono.

"Semoga amanah dan dapat bersinergi dengan Kartika Provinsi, Kabupaten/Kota di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Dewi Angraeni yang memegang tampuk kepemimpinan ini merasa terhormat dengan amanat yang dipikulnya.

“Ya kita berkomitmen untuk menjalankan seluruh garis organisasi. Terlebih dalam tahun politik saat ini, Kartika Warga Jaya Indonesia harus tetap memegang teguh NKRI beserta Pancasila dan UUD 1945,” ujar Dewi.

Menurut Dewi, Hendropriyono juga berharap agar kepengurusan tahun 2024, dapat menjangkau peran sertanya sebagai organisasi yang modern.

“Semoga kita dapat menumbuhkembangkan segala basis potensi anggotanya baik di dunia usaha, termasuk penguatan ekonomi di level mikro kecil dan menengah. WJI/KBWJI harus bisa mengaplikasikan Trisakti,” jelasnya.

Trisakti merupakan gagasan Bung Karno yang berisikan Berdaulat dalam Bidang Politik; Berdikari dalam Bidang Ekonomi  dan Berkepribadian dalam Kebudayaan.

“Dan poin penting lainnya adalah jangan suka melupakan sejarah (Jas Merah),” pungkasnya.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya