Berita

Politikus PDIP, Aria Bima/RMOL

Politik

Sentil Prabowo-Gibran, Politikus PDIP Kasihan Jokowi Jadi Sering Turun ke Daerah

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 18:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Politikus PDIP Aria Bima menyindir pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran yang terlihat jarang turun ke bawah pada kampanye Pilpres 2024, ketimbang dua pasangan capres-cawapres lainnya.

Justru Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sering turun menyapa masyarakat di masa kampanye saat ini.

“Saatnya Pak Prabowo dan Mas Gibran juga mulai menggunakan waktu kampanyenya yang lebih besar daripada mungkin menggunakan Pak Jokowi yang terlalu banyak turun ke daerah-daerah ya,” kata Aria kepada wartawan di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/1).


Menurut Aria, Prabowo-Gibran harusnya memahami posisi Jokowi yang tidak lama lagi akan purnatugas sebagai Presiden RI. Sehingga, di masa kampanye seperti sekarang pasangan capres-cawapres lah yang seharusnya gencar menyapa masyarakat.

“Saya kira beri porsi yang cukup Pak Jokowi sebagai presiden untuk mendirikan bangsa ini ke depan dengan waktu yang masih sampai November 2024 dengan tugas-tugas beliau yang cukup berat,” ujar Ketua Penjadwalan TPN Ganjar-Mahfud ini.

Atas dasar itu, Aria justru merasa kasihan dengan Presiden Jokowi yang seharusnya menggunakan sisa-sisa waktunya memimpin negara tapi masih gencar turun ke daerah-daerah di masa kampanye Pilpres 2024.  

“Saya apresiasi, kasihan (kepada Jokowi), dan jangan ditambah beban untuk menggunakan waktunya energinya untuk bangsa dan negara ini,” pungkasnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Jokowi terlihat gencar melakukan kunjungan ke daerah-daerah. Bahkan, ketika capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, memulai kunjungan di Merauke dan dilanjut ke NTT, Jokowi pun melakukan hal serupa.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya