Berita

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing/Net

Politik

Pernyataan Jokowi soal Kantor Pos Taipei Tutup Disayangkan

MINGGU, 31 DESEMBER 2023 | 18:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Presiden Joko Widodo ihwal puluhan ribu surat suara datang lebih awal di Taipei lantaran khawatir kantor pos tutup disayangkan banyak kalangan.

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing, berpendapat, seharusnya presiden tidak perlu melontarkan kalimat yang mengundang polemik di tengah masyarakat.

“Terkait polemik pengiriman surat suara ke Taipei, presiden sebaiknya tidak memberi penjelasan seperti kekhawatiran kantor pos tutup,” kata Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (31/12).


Sebaiknya cukup menjawab pertanyaan wartawan secara normatif, tanpa embel-embel kalimat yang justru memantik polemik.

“Jadi, kalau ditanya soal itu, Jokowi cukup menjawab, itu urusan KPU. Silahkan tanya KPU, tanpa disertai kalimat lain seperti khawatir kantor pos tutup,” jelas Emrus.

Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo menjelaskan alasan surat suara Pemilu 2024 dikirim lebih awal kepada pemilih di Taiwan.

“Tadi saya diceritai, memang ada kekhawatiran, karena ini tahun baru, kantor pos tutup agak lama di sana, sehingga dikirim mendahului,” katanya, usai konsolidasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/12).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya