Berita

Pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD/RMOL

Politik

Dianggap Akan Kalah pada Pilkada Jateng karena Survei Drop, Ganjar: Persis Seperti Kondisi Hari Ini

MINGGU, 31 DESEMBER 2023 | 03:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penurunan elektabilitas berdasarkan hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga belakangan ini membuat calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, teringat saat mengikuti kontestasi Pilkada Jawa Tengah (Jateng) pada 2013 silam. Menurutnya, situasi yang dialami menjelang Pilpres 2024 ini kurang lebih sama dengan 2013, yaitu survei elektabilitasnya merosot.

“Dua kali saya dalam sebuah kontestasi Pilkada Gubernur dan pada saat itu posisinya persis seperti kondisi hari ini, 'Ganjar kamu akan kalah, surveimu drop',” tyutur Ganjar dalam sambutannya di “Pemantapan Strategi 45 Hari Menuju Kemenangan” yang digelar di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu malam (30/12).

Ganjar menuturkan, meski sempat diprediksi kalah karena survei elektabilitasnya drop saat Pilkada Jateng 2013, pada akhirnya ia bisa mengalahkan dua rivalnya kala itu. Itu lantaran Ganjar bersama seluruh elemen pendukung terus bergerak maksimal.


“Periode pertama, karena saya hanya diusung oleh PDI Perjuangan saja kami bergerak sangat masif, sekali lagi kami bergerak sangat masif dan kami menang,” kata Ganjar.

Atas dasar itu, pada Pilpres 2024 ini, Ganjar mengajak seluruh elemen pendukung untuk tak gentar dan terus bergerak menyapa rakyat Indonesia sampai memenangkan kontestasi demokrasi lima tahunan.

“Kita tidak pernah berhenti untuk melangkah bertemu dengan rakyat. Suasana kebatinan itulah yang membikin hari ini kita tambah semangat. Saya dan Pak Mahfud barusan datang kembali ke Jakarta untuk bertemu sahabat-sahabat saya dari TPN hari ini,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya