Berita

Produksi sablon Gerakan Kaos Rakyat/Ist

Politik

Relawan Galang Dukungan Menangkan Ganjar-Mahfud Lewat Gerakan Kaos Rakyat

SABTU, 30 DESEMBER 2023 | 23:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Antusias memberikan dukungan pada pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan Ganjar-Mahfud produksi kaos sablon swadaya di Karanganyar, Jawa Tengah.

Aksi yang diberi nama Gerakan Kaos Rakyat dilakukan dengan menyablon kaos untuk kampanye Ganjar-Mahfud secara gratis.

Dikatakan Ganjar Pranowo, gerakan kaos rakyat itu merupakan wujud dukungan murni yang datang langsung dari rakyat untuk memenangkan pasangan yang diusung PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo.


"Inilah ciri-ciri dari gerakan rakyat. Rakyat menginginkan agar republik ini berjalan dengan baik," ujar Ganjar dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/12).

Ganjar mengungkapkan, gerakan rakyat serupa sudah terjadi sejak tahun 1997 silam. Saat itu, PDI sebagai salah satu partai besar hendak dihancurkan oleh penguasa Orde Baru, hingga akhirnya muncul perlawanan dari rakyat.

Menurut Capres berambut putih itu, perlawanan rakyat saat itu dilakukan dengan berbagai cara yang salah satunya lewat sablon kaos.

"Atribut tidak seragam, ada tampah digambar, ada dinding dicorat-coret, dan ada satu tradisi yang tidak hilang ada baju atau kaos yang disablon seperti ini," tuturnya.

Atas dukungan yang diberikan, mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyampaikan apresiasi untuk para pendukungnya.

"Ini bukan soal Ganjar, ini bukan soal Mahfud, dan ini bukan soal kekuasaan, tapi ini demi masa depan Indonesia," demikian Ganjar.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya