Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD/Net

Politik

Mahfud MD Bahas Pentingnya Pesantren dan Masa Depan Indonesia

SELASA, 26 DESEMBER 2023 | 09:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak hanya sekolah-sekolah umum, tetapi pondok pesantren juga memiliki peran penting dalam membangun masa depan Indonesia.

Begitu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD, saat menghadiri acara majelis dzikir dan peringatan Haul ke-9 KH Ahmad Maimun Adnan, pendiri Pondok Pesantren Al Ishlah Bungah, Gresik, Jawa Timur.

"Saya ini lulusan pesantren, Gus Dur, Kiai Ma'ruf Amin juga lulusan pesantren bisa mengelola negara, maka belajarlah baik-baik di pesantren," kata Mahfud dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (26/12).


Kata Mahfud, pendidikan pesantren lebih dari sekadar pengetahuan umum. Tetapi juga pelajaran tentang moral dan adab.

"Orang pesantren itu biasanya tawadhu, tidak serakah dan tidak sewenang-wenang, karena landasan moralnya sudah kuat," ujar alumni Pondok Pesantren Al-Mardiyah, Pamekasan Madura ini.

Menurut calon wakil presiden nomor urut 3 itu, pesantren telah memberi sumbangan besar terhadap kemajuan bangsa. Oleh sebab itu, kesejahteraan guru pesantren harus juga diperhatikan.

Mahfud menyinggung honor guru ngaji dan guru-guru di Pesantren masih jauh dari kata sejahtera. Menurutnya, hal tersebut harus diperbaiki ke depan.

"Saya lulusan pesantren, saya juga merasa cukup tahu kebutuhan-kebutuhan pesantren," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya