Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Spanyol Menolak Ikut Pasukan Gabungan AS Lawan Houthi

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 15:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Spanyol akan absen dalam upaya internasional yang digagas Amerika Serikat untuk melindungi pelayaran Laut Merah dari serangan pemberontak Houthi di Yaman.

Jurubicara Kementerian Pertahanan Spanyol pada Minggu (24/12), mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengirimkan personel untuk membantu pasukan gabungan membendung tekanan Houthi.  

"Spanyol tidak akan berpartisipasi," ungkap Jubir, seperti dimuat AFP.


Meski tidak memberikan alasan yang jelas, tetapi media lokal Spanyol mengatakan bahwa keputusan itu diambil atas dasar kepentingan politik dalam negeri.

Kelompok Houthi menyambut baik sikap Spanyol. Wakil Menteri Luar Negeri Palestina, Hussein al-Ezzi juga menyampaikan apresiasinya.

“Kami sangat menghargai penolakan Spanyol untuk terlibat dalam kebohongan Amerika dan Inggris mengenai masalah navigasi maritim," ujarnya.

Jurubicara Pentagon Mayor Jenderal Pat Ryder pekan lalu menjelaskan bahwa pasukan koalisi dibentuk untuk menjalankan serangkaian patroli di Laut Merah dan Teluk Aden guna menjaga kapal-kapal komersil yang melintas dari gangguan Houthi.

Ryder mengklaim bahwa sejauh ini telah ada lebih dari 20 negara yang bergabung dalam koalisi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya