Berita

Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro/Net

Dunia

Filipina Tegur China atas Ketegangan di Laut China Selatan

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 17:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Teguran keras disampaikan Menteri Pertahanan Filipina Gilberto Teodoro kepada China karena tindakan provokasinya telah memicu ketegangan di Laut China Selatan.

Dalam sebuah pernyataan, Teodoro menyebut Beijing arogan karena mempertahankan klaimnya atas seluruh pulau-pulau di Laut China Selatan.

Padahal, menurut Teodoro, tidak ada satupun negara di dunia yang secara tegas mendukung keinginan Beijing.


"China hanya mempercayai apa yang dikatakannya. Sebenarnya, tidak ada negara di dunia, tidak ada satu pun, yang secara tegas mendukung klaim mereka atas seluruh Laut Cina Selatan,” kata Teodoro, seperti dikutip dari ANI News pada Sabtu (23/12).

Lebih dari seminggu yang lalu, Manila dan Beijing saling tuding mengenai tabrakan kapal penjaga pantai mereka di Laut Cina Selatan.

China mengatakan bahwa insiden tersebut sepenuhnya disebabkan oleh Filipina.

Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr dengan tegas menolak tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa upaya penyelesaian masalah melalui cara-cara diplomatik dengan China semakin memburuk.

Laut China Selatan merupakan jalur pelayaran komersial yang memiliki nilai lebih dari 3 triliun dolar AS setiap tahunnya.

China mengklaim hampir seluruh Laut Cina Selatan, termasuk bagian yang diklaim oleh Filipina, Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Brunei.

Pengadilan Arbitrase Permanen pada tahun 2016 mengatakan klaim Tiongkok tidak memiliki dasar hukum, keputusan yang didukung Amerika Serikat namun ditolak oleh Beijing.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya