Berita

Momen cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka bertanya kepada cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam debat cawapres/Rep

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Ditanya Gibran soal SGIE, Cak Imin Menyerah

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 21:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Momen tak terduga terjadi saat cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka bertanya kepada cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam debat cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Convention Center (JCC) pada Jumat malam (22/12).

Pendamping Prabowo Subianto itu bertanya strategi Cak Imin untuk menaikkan peringkat Indonesia di SGIE. Menanggapi hal ini, Cak Imin terlihat bingung dan tidak mengerti pertanyaan Gibran.

"Terus terang saya nggak paham SGIE itu apa?" tanya Cak Imin.


"Ini waktu anda untuk memberikan jawaban waktunya 2 menit, kalau anda menggunakan untuk bertanya waktu akan habis," timpal moderator Alfito Deanova.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pun tak masalah dengan aturan tersebut. Sebab Cak Imin tak mau asal menjawab pertanyaan yang dia tidak tahu.

"Tidak apa-apa. Saya tidak pernah mendengar SGIE," jawab Cak Imin polos.

Gibran lantas menjelaskan bahwa SGIE itu merupakan kepanjangan dari State of the Global Islamic Economy. Mendengar hal tersebut, Cak Imin pun baru memahami.

"Mohon maaf kalau pertanyaannya sulit ya Gus," jawab Cak Imin sambil terkekeh.

Cak Imin lantas menerangkan, sebagai negara dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia, membuka peluang besar pasar dan pariwisata syariah.

Sejumlah langkah penting yang harus segera diambil adalah memperbaiki regulasi agar tumbuh kembang industri halal termasuk meningkat.

"Nah posisi kita yang masih dibawah ini membutuhkan langkah-langkah penting agar yang disebut SGIE ini menaikkan peringkat kita," kata Cak Imin.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya