Berita

PDI Perjuangan/Ist

Politik

Elektabilitas Merosot, PDIP Blunder Pakai Strategi Kritik Jokowi

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 09:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Strategi mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo dianggap blunder hingga berdampak pada merosotnya elektabilitas PDI Perjuangan.

Hal itu disampaikan analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengomentari turunnya elektabilitas PDIP di sejumlah survei.

Menurut Jamiluddin, turunnya elektabilitas PDIP terlihat setelah berseberangan dengan Jokowi. Bahkan para politikus PDIP masif mengkritik kebijakan Jokowi.


"Strategi mengkritik Jokowi tampaknya menjadi blunder bagi PDIP. Pendukung Jokowi terlihat tidak berkenan atas kritik yang dilontarkan PDIP," kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/12).

Jamiluddin memandang para loyalis Jokowi yang kecewa dengan PDIP kemudian memindahkan dukungannya ke Partai Gerindra.

Jamiluddin memandang, apabila PDIP terus mengkritik dan menyudutkan Jokowi,  maka elektabilitasnya akan terus tergerus.

"Hal itu tentunya akan merugikan PDIP dan berpeluang elektabilitasnya akan makin menurun," tutupnya.


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya