Berita

Calon wakil presiden nomor urut 3 Gibran Rakabuming Raka/RMOL

Politik

Wasekjen Gerindra: Gibran Sudah Teruji Tumbuhkan Ekonomi Kota Solo

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 10:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, diyakini akan berhasil mengurangi angka kemiskinan di Indonesia, jika menang Pilpres 2024.

Keyakinan itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sudaryono. Katanya, paslon Prabowo-Gibran adalah pasangan ideal hasil penggabungan antara pengalaman yang bijaksana dengan jiwa muda kreatif.

Khusus untuk Gibran, kata Sudaryono, bisa menjadi kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari bidang dunia kreatif yang bisa diimplementasikan ke beberapa sektor.


"Gibran sudah teruji setelah dua tahun lebih memimpin Kota Solo, di mana pertumbuhan ekonomi di sana bergerak meningkat. Dia mampu memaksimalkan potensi untuk menumbuhkan perekonomian," ujar Sudaryono kepada wartawan, Rabu (20/12).

Sudaryono mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS), yang mencatatkan perekonomian Kota Solo pada 2022 berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp55.964,8 miliar.

Lanjutnya, prestasi yang tak kalah penting adalah penurunan angka kemiskinan di Kota Solo. Pada 2021, angka kemiskinan mencapai 48.790 jiwa atau 9,40 persen dari penduduk Solo. Angka kemiskinan ini berhasil berkurang sebanyak 2.850 jiwa pada 2022.

"Data itu tersebut adalah bukti positif dari kepemimpinan Gibran.Terbukti dengan kepemimpinan jiwa muda kreatif bisa membawa perubahan yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Dalam langkah bertarung di Pilpres 2024 mendampingi Prabowo, lanjutnya, prestasi yang sudah dilakukan Gibran pun dituliskan dalam Asta Cita untuk pembangunan Indonesia.

"Apa yang sudah berhasil dilakukan Gibran juga tertuang dalam 8 misi Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 program hasil terbaik yang diimplementasikan dengan cepat," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya