Berita

Representative Image/NET

Bisnis

Harga Minyak Naik Usai Serangan di Laut Merah

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 15:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia terpantau naik pada Selasa (19/12), setelah adanya serangan kapal-kapal di Laut Merah, dari militan Houthi yang bersekutu dengan Iran.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent naik 17 sen atau 0,2 persen, menjadi 78,12 dolar (Rp1,211 juta).

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS dibanderol sekitar 72,91 dolar (Rp1,131 juta) atau naik sebesar 0,1 persen dari perdagangan sebelumnya.


Kedua acuan harga minyak itu melonjak di tengah kekhawatiran tentang hambatan dalam pengiriman barang, imbas dari serangan yang membuat banyak kapal menjauhkan armadanya dari Laut Merah.

Perusahaan minyak BP contohnya, yang memutuskan untuk menghentikan semua transit untuk sementara waktu dari Laut Merah.

Selain itu, kapal tanker minyak Frontline juga memutuskan untuk menghindari perjalanan armadanya melalui jalur air tersebut, yang merupakan tanda bahwa krisis tersebut meluas hingga mencakup pengiriman energi.

Seperti diketahui, 15 persen lalu lintas pelayaran dunia transit melalui Terusan Suez, yang menghubungkan Laut Merah ke Laut Mediterania, sehingga gangguan terhadap rute itu akan berdampak besar pada dunia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya