Berita

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar bersama Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh/Net

Politik

Langkah Politik Anies Semakin Ringan jika Nasdem-PKB Menarik Mundur Menteri

SABTU, 16 DESEMBER 2023 | 14:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rumor penarikan menteri-menteri Partai Nasdem dan PKB dari kabinet Presiden Joko Widodo yang belakangan menyeruak diyakini akan meringankan jalan politik pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) untuk memenangkan Pilpres 2024.

Pandangan Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos, jika rumor tersebut benar-benar dilakukan, maka akan menjadi pembuktian slogan perubahan yang selama ini diusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 itu.

"Menarik menteri, secara komunikasi politik berarti Nasdem dan PKB sadar betul bahwa tagline perubahan itu memang lebih tepat total beroposisi," ujar Subiran Paridamos kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (16/12).


Lulus S2 di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu memandang, pernyataan Anies dalam debat pertama soal oposisi sudah seharusnya dibuktikan dengan tindakan.

Salah satunya dengan mewujudkan rumor penarikan menteri parpol pendukungnya dari Kabinet Indonesia Maju.

"Sehingga secara konstitusi, moral dan etika tidak terbebani jika menyerang dan mengkritisi pemerintahan Jokowi. Artinya poros perubahan benar-benar oposisi dan antitesis dari pemerintahan Jokowi," sambungnya.

Oleh karena itu, sikap Nasdem dan PKB dalam menentukan posisi di sisa masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, tepat jika menjadi oposisi.

"Sehingga narasi perubahan tidak lagi berwajah ambigu. Dengan total menjadi aposisi, partai pengusung Amin bisa leluasa menghadirkan kritikan bahwa Indonesia memang butuh perubahan," tutup Biran, sapaan Subiran Paridamos.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya