Berita

Ketiga calon presiden saat debat perdana di kantor KPU/Rep

Politik

Soal "Ordal", Pengamat Kaitkan Anies dengan Anggota TGUPP saat Jabat Gubernur

RABU, 13 DESEMBER 2023 | 21:08 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan, sempat menyinggung fenomena "Ordal" (orang dalam) yang banyak terjadi di instansi pemerintah, baik dalam pemerintahan maupun perusahaan swasta, saat debat perdana Capres-Cawapres.

Padahal saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies memilih anggota Tim Gabungan untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dari kalangan internal, atau orang-orang yang dikenal.

Hal itu dinilai bertolak belakang dengan pernyataan Anies terkait Ordal itu.


Analisa itu disampaikan pakar Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, kepada wartawan, Rabu (13/12).

"Jadi memercik muka sendiri, karena selama jadi gubernur kan orang dalamnya banyak, nah TGUPP sampai 60 orang, itu kan orang dia semua. Kebanyakan orang-orang tim sukses waktu kampanye," kata Trubus.

Pernyataan itu, sambung dia, jelas menjadi bumerang bagi Anies sendiri.

Tak hanya itu, Trubus juga menyorot pernyataan Anies soal demokrasi yang buruk. Menurutnya itu terlalu berlebihan. Sebab Anies terpilih sebagai gubernur DKI karena diusung partai politik yang jadi oposisi saat itu.

"Kan dia (Anies) nyindir-nyindir soal demokrasi, kalau tidak demokratis dia tidak akan jadi gubernur. Jadi lebih banyak asumsi, opini," katanya.

Seperti diberitakan, saat debat Anies menyinggung fenomena Ordal. Menurutnya itu menyebalkan, karena membuat meritokratik tidak jalan dan etika luntur.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya