Berita

Nicolas Puech/Net

Bisnis

Cucu Pendiri Hermes Berencana Wariskan Hartanya untuk Tukang Kebun

RABU, 13 DESEMBER 2023 | 10:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang cucu pendiri Hermes, perusahaan fesyen raksasa di dunia, dikabarkan akan memberi warisan setengah dari kekayaannya untuk tukang kebunnya.

Pria berusia 80 tahun bernama Nicolas Puech itu berencana mengadopsi mantan tukang kebunnya yang berusia 51 tahun sebagai putranya, dan akan mewariskan sebagian harta Puech.

Mengutip data yang dikeluarkan Forbes, kekayaan Puech ditaksir mencapai 11 miliar dolar atau senilai Rp171 triliun. Selain itu Puech diketahui juga memiliki 5,7 persen saham perusahaan fesyen terbesar ketiga di Prancis itu.


Dikutip dari CNN, Selasa (12/12), Puech awalnya berencana menyerahkan sebagian hartanya untuk yayasannya. Namun, ia tiba-tiba berubah pikiran, dengan mengirim catatan tulisan tangan ke yayasan tentang rencananya yang membuat seluruh pihak terkejut.

Belum diketahui identitas dari tukang kebun itu. Namun, Puech yang dikenal penyendiri itu disebut telah menganggapnya sebagai saudara.

Menurut kabar yang beredar, mantan tukang kebun itu diketahui berasal dari keluarga sederhana asal Maroko, dan memiliki Istri yang berkebangsaan Spanyol, serta dua orang anak.

Keputusan Nicolas Puech, pewaris Hermes yang berstatus lajang dan tidak memiliki anak ini, telah mengguncang publik, tak terkecuali keluarganya.

Meski demikian, rencana Puech sendiri belum tentu dapat terlaksana, sebab, mengadopsi anak berusia dewasa di Swiss merupakan hal yang rumit. Terlebih lagi, jika anak itu akan mendapatkan harta miliaran dolar.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya