Berita

Debat tanya jawab antara Capres Ganjar Pranowo dan Capres Prabowo Subianto/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Dicecar Ganjar Soal HAM, Prabowo: Masalah Ini Ditangani Cawapres Anda

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 22:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Jawaban menohok diberikan Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto saat dicecar Capres Ganjar Pranowo terkait kasus pelanggaran HAM masa lalu di Indonesia.

Awalnya, Ganjar mempertanyakan soal sikap Prabowo terkait rekomendasi DPR RI kepada presiden mengenai pembentukan pengadilan HAM ad hoc hingga meratifikasi konvensi anti penghilangan paksa sebagai upaya pencegahan pada tahun 2009 silam.

Alih-alih membuat Prabowo membisu, pertanyaan tersebut justru seakan menjadi bumerang bagi Ganjar. Sebab Cawapresnya, Mahfud MD saat ini duduk sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).


Maka bagi Prabowo, Ganjar seharusnya lebih tepat mempertanyakan penanganan HAM masa lalu kepada Mahfud MD yang kini menjadi pendampingnya di Pilpres 2024.    

"Pak Ganjar, masalah ini ditangani justru oleh (calon) Wapres anda. Jadi apa lagi mau ditanyakan kepada saya?" sentil Prabowo dalam debat yang digelar di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa malam (12/12).

Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan telah berbicara soal HAM berkali-kali. Bahkan jika masyarakat ingin mengulasnya, bisa dilihat dari rekam jejak digital.

Melihat fenomena kasus pelanggaran HAM yang kerap diulang-ulang itu, Prabowo menduga isu tersebut sengaja digulirkan untuk menurunkan elektabilitasnya.

"Saya sudah menjawab berkali-kali, ada rekam digitalnya. Saya sudah menjawab berkali-kali, tiap 5 tahun kalau polling naik, ditanya lagi soal itu," tegas Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya