Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Karena Resah, Konten Kreator Luncurkan Gerakan Kreator Indonesia Maju

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hajatan Pemilu 2024 dimanfaatkan konten kreator dan penggiat media sosial untuk menghadirkan warna baru yang lebih ceria dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan.

Begitu dikatakan konten kreator Zarry Hendrik bersama para konten Kreator, pelaku seni, dan penggiat media sosial saat luncurkan gerakan "Kreator Indonesia Maju".

"Kita harus membuat sebuah gerakan yang kreatif, inovatif, dan mengedukasi untuk menciptakan pemilu yang riang gembira!" ucap Zarry dalam keterangan tertulis, Selasa (12/12).


Dijelaskan Zarry, gerakan itu berawal dari keresahannya sebagai seorang influencer yang ingin menyatakan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Zarry mengaku, sempat dicekal oleh beberapa produk karena menyatakan dukungannya terhadap Prabowo pada tahun 2014 dan 2019. Nyatanya, hal serupa dialami influencer lainnya.

Berangkat dari keresahan itu, Zarry kemudian berinisiatif untuk mengumpulkan para konten kreator, untuk bertukar pikiran mengenai ide-ide kreatif dengan substansi dan gagasan guna mendukung Prabowo-Gibran dalam pemilu 2024.

Dalam momen bertukar pikiran itu, masih kata Zarry, mereka sepakat membentuk gerakan yang diberi nama "Kreator Indonesia Maju" dengan akun Instagram @kreator.indonesia.maju.

"Sudah saatnya kita ikut bersuara tanpa takut untuk mengekspresikan dukungan kita terhadap Prabowo-Gibran," pungkasnya.

Adapun peluncuran Kreator Indonesia Maju, dihadiri basis pendukung seperti Kami Prabowo, Kami Gibran, dan masyarakat penggiat media sosial lainnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya