Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Nestle PHK Ratusan Karyawan di Pabrik Kejayan

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 16:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Nestle Indonesia dikabarkan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan di Pabrik Kejayaan, Pasuruan, Jawa Timur.

Tidak disebutkan secara pasti berapa jumlah karyawan yang terdampak. Namun, jumlah korban PHK dilaporkan mencapai 126 orang.

Dalam pernyataan tertulis manajemen Nestle pada Selasa (12/12) menyebut bahwa sejumlah karyawan telah menerima penawaran PHK dengan kompensasi yang cukup besar, dibandingkan industri lain.


"Proses PHK hampir selesai di mana hampir semua dari karyawan yang terdampak menerima penawaran pemutusan hubungan kerja yang ditawarkan dengan baik," tulis manajemen.

Dikatakan pihak manajemen, Nestle juga akan memberi pendampingan kepada karyawan yang terdampak untuk bersiap menghadapi dunia kerja yang baru, seperti pembekalan pengelolaan keuangan, kewirausahaan, hingga sesi motivasi.

"Sebelum dilakukannya program ini, kami telah mengkomunikasikan secara transparan kepada seluruh karyawan, baik yang terdampak maupun tidak, termasuk di dalamnya komunikasi dengan serikat buruh atau pekerja," sambung keterangan manajemen.

Pada bulan sebelumnya, Nestle mengatakan bahwa keputusan untuk melakukan PHK massal ini dilakukan karena biaya yang terus meningkat cukup tinggi. Sehingga mereka harus melakukan upaya-upaya untuk memangkas biaya produksi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya