Berita

Kapal Penjaga Pantai China menembakkan meriam air ke arah kapal Filipina/Net

Dunia

Filipina Tuding China Tembak Meriam Air dan Tabrak Kapal di Laut China Selatan

MINGGU, 10 DESEMBER 2023 | 12:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Filipina kembali menuduh China telah menembakkan meriam air dan menabrak kapal pasokannya di Laut China Selatan hingga menyababkan kerusakan mesin yang serius.

Jurubicara Penjaga Pantai Filipina, Jay Tarriela pada Minggu (10/12) mengatakan kapal yang disasar oleh China merupakan Unaizah Mae 1 dan M/L Kalayaan.

“M/L Kalayaan mengalami kerusakan mesin yang parah. Bertentangan dengan disinformasi Penjaga Pantai China, UM1 ditabrak oleh kapal CCG,” kata Tarriela, seperti dikutip Reuters.


Insiden tersebut merupakan tabrakan kedua antara kapal Filipina dan China sejak Oktober di sekitar Second Thomas Shoal.

Sejauh ini pihak China belum memberikan komentar terkait tuduhan dari Filipina.

Sehari sebelumnya, Sabtu (9/12), Filipina juga mengecam tindakan ilegal dan agresif China setelah penjaga pantai mereka menembakkan meriam air ke kapal sipil milik biro perikanan Filipina.

Insiden itu terjadi ketika konvoi Natal yang terdiri dari sekitar 40 kapal Filipina mulai berlayar pada Minggu ke Second Thomas Shoal yang disengketakan.

Sementara itu, lebih dari 200 nelayan, pemuda dan kelompok masyarakat sipil telah bergabung dalam misi yang diselenggarakan oleh jaringan kampanye Atin Ito, sebuah advokasi yang dipimpin warga sipil untuk menegaskan hak-hak Filipina di Laut China Selatan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya