Berita

Deklarasi dukungan Partai Pelita untuk pasangan Amin di Rumah Perubahan, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (10/12)/RMOL

Politik

Gelombang Perubahan Meluas, Timnas Amin Sambut Baik Dukungan Partai Pelita

MINGGU, 10 DESEMBER 2023 | 11:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski tak lolos menjadi peserta Pemilu 2024, Partai Pelita tetap berkomitmen mengawal pesta demokrasi lima tahunan.

Partai Pelita pun resmi mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Deklarasi dukungan ini dilakukan di Rumah Perubahan, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (10/12).


Kapten tim nasional pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas Amin), Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus mengatakan, gelombang perubahan di masyarakat semakin meluas.

"Partai Pelita ini memiliki massa yang cukup banyak di seluruh provinsi, sampai tingkat kecamatan. Jadi dari Timnas Amin menyambut baik," kata Kapten Syaugi.

Timnas Amin berharap, dengan bertambahnya dukungan ini menambah keyakinan pasangan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu bisa memenangkan Pilpres.

"Dengan bergabungnya Partai Pelita, Saya yakin pemuda-pemuda yang lain akan mengikuti untuk perubahan, yang menjadikan Indonesia yang lebih baik," pungkasnya.

Deklarasi dukungan ini dihadiri langsung Ketua Umum Partai Pelita Ari Chandra Kurniawan dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Saifullah Abu Bakar serta kader lainnya.

Partai Pelita mengikuti jejak Partai Ummat dan Partai Masyumi yang terlebih dahulu mendeklarasikan dukungan. Pasangan Amin sendiri diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya