Berita

Ketua Forum PPP Joko Purwanto di di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (8/12)/RMOL

Politik

Joko Purwanto: Sebaiknya PPP Berada di Tengah, Dukung Nomor 2

JUMAT, 08 DESEMBER 2023 | 17:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Forum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Joko Purwanto menuturkan seharusnya partai berlambang Ka’bah, memposisikan diri sebagai partai tengah.

"Ada pertanyaan di luar sana. Kenapa Partai Persatuan Pembangunan seharusnya ada bersama calon pasangan presiden dan wakil presiden nomor 2? Karena, sepatutnya Partai Persatuan Pembangunan memposisikan diri sebagai partai Islam yang lebih moderat konservatif tidak justru ada di barisan Islam kanan atau Islam kiri," kata Joko di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (8/12).

"Sebaiknya, Partai Persatuan Pembangunan ada di tengah-tengah. Makanya tidak salah, kalau kami harus mendukung Bapak Prabowo Subianto nomor urut 2, sebagai nomor yang ada di tengah," kelakarnya.


Pihaknya berharap ketika Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden pengganti Joko Widodo, mampu memberikan ruang independensi dan mampu mengembalikan marwah PPP.

"Dari Partai Persatuan Pembangunan berharap, benar-benar diberikan ruang independensi, serta penegakan hukum yang benar, untuk mengembalikan marwah Partai Persatuan Pembangunan, mengikuti tata peraturan perundang-undangan, dan atau anggaran dasar, anggaran rumah tangga partai," jelas dia.

Joko menambahkan saat ini PPP diambil alih oleh kepemimpinan yang selalu membawa kekuasaan Presiden Joko Widodo dan untuk memecah belah PPP.

"Seolah-olah, diharuskan mendukung yang saat ini menjadi pasangan calon presiden dan wakil presiden yang bukan menjadi suara aspirasi kader-kader PPP  dari bawah," demikian Joko Purwanto.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya