Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Makin Susut, Saham Goldfive di BSML Kini Hanya 46,41 Persen

RABU, 06 DESEMBER 2023 | 11:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Goldfive Investment Capital telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML).

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (6/12) dijelaskan bahwa pengurangan saham tersebut dilakukan pada tanggal 30 November 2023.

Manajemen Goldfive dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (5/12) menyampaikan bahwa perusahaan telah menjual sebanyak 18.180.000 lembar saham BSML di harga Rp 165 per saham dengan total nilai Rp 2,99 miliar.


Porsi kepemilikan saham Goldfive di BSML menjadi semakin berkurang karena pada pertengah tahun ini, tepatnya 11 Juli 2023, Goldfive juga menjual sebanyak 100.000.000 lembar saham BSML di harga Rp 155 per saham.

Kini, kepemilikan Goldfive di BSML per Rabu (6/12) hanya 858,6 juta lembar saham setara dengan 46,41 persen dibandingkan sebelumnya sebanyak 876,8 juta lembar saham setara dengan 47,39 persen.

Goldfive adalah perusahan capital ventures yang telah memberikan investasi kepada beberapa perusahaan di berbagai

Manajemen menerangkan bahwa tujuan dari transaksi adalah untuk investasi dengan kepemilikan saham langsung.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya