Berita

Vidi Galenso Syarief terpilih kembali menjadi ketua umum Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) periode 2023-2028/Ist

Politik

Menang Telak, Vidi Galenso Syarief Pimpin Perhimpunan Alumni Jerman

RABU, 06 DESEMBER 2023 | 11:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Vidi Galenso Syarief terpilih kembali menjadi ketua umum Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) periode 2023-2028 dalam Kongres X di Kantor Sekretariat Perhimpunan Alumni Jerman Nasional, Menteng, Jakarta Pusat. Kongres X PAJ yang digelar secara hybrid tersebut berlangsung lancar, aman, tertib dan sukses.

Vidi Galenso Syarief yang berprofesi sebagai advokat itu menyisihkan lima kandidat lainnya, yakni Achmad Fajar Hendarman, Prof. Marianti A. Manggau, Imelda Caroline Sekeon, Zulfahmy Buyung Darwis, dan Don Haidy Abel.

Dalam kongres organisasi yang didirikan BJ Habibie itu, Vidi menang telak dengan memperoleh suara mayoritas. Dari 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang ada di Indonesia, 12 suara mengikuti Kongres X PAJ.


"Alhamdulillah, saya kemarin mendapat suara mayoritas," kata Vidi dalam keterangannya, Rabu (6/12).

Ke depan, Vidi ingin PAJ dapat berkontribusi untuk bangsa dan negara, seperti membantu pemerintah membuka lapangan kerja sekaligus menjadikan profit center untuk menghidupkan roda organisasi.

"Kita berdayakan secara moral dan material," kata Vidi.

Vidi menambahkan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar sehingga memerlukan banyak pemikiran positif, bukan rebutan organisasi.

"Kita harus mengabdikan ilmu pengetahuan yang didapat di Jerman untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat Indonesia. Karena, kita ingin bukan hanya jadi pelengkap penyerta pembangunan Indonesia, melainkan pelaku utama, pelopor dan pendorong yang nyata dalam membangun bangsa," pungkas Vidi.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya