Berita

Konsep IKN/Net

Nusantara

Sinyal Susah di IKN, Netizen: Ibukota Harusnya High Tech

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 23:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perpindahan Ibukota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur mendapatkan keluhan dari warganet pada media sosial, TikTok.

Melalui akun Nemo Adventure, pembangunan IKN yang dimulai sejak akhir 2022 itu ternyata memiliki kekurangan masalah sinyal.

Hal ini bermula dari kegiatan narator yang sedang healing atau liburan ke Kalimantan Timur untuk melihat IKN yang diproyeksikan rampung pada 2045.


Namun ternyata, narator mendapatkan kesulitan pada sinyal telepon genggamnya.

Dia menyebutkan, untuk sinyal pada telepon genggam di wilayah IKN, hanya sebatas pada salah satu provider saja yakni Telkomsel.

Masalah ini kemudian diunggah oleh akun Nemo Adventure dan sudah dilihat sebanyak 1,6 juta penonton hingga hari ini (4/12).

“Ternyata pembangunan IKN itu keren banget loh, pas di sana kita melihat pembangunan Ibu Kota Indonesia kayak gimana gitu,” ungkap akun tersebut.

“Wow banget gak sih, hebat kan bapak presiden kita. Indonesia bakal punya Ibu Kota yang oke, secara konsepnya smart city, kota yang terintegrasi. Bener gak sih?” tegasnya.

“Tapi yang kemarin itu kita belum puas banget. Iya, soal sinyal pas di sana itu ternyata cuma ada satu doang guys sinyal handphone-nya. Iya cuma ada sinyal telkomsel doang, guys,” tulisnya lagi.

“Nah sekalian kita mau bilang nih pak Jokowi, lapor Pak Jokowi, IKN susah sinyal. Beneran loh Pak Jokowi. Sayang loh pak, kan ibu kota kita harusnya high tech, masak sinyal handphone saja susah,” keluhnya.

Masalah sinyal yang diungkapkan oleh warganet harus mendapatkan perhatian melihat program Jokowi yang ingin menjadikan IKN sebagai kota smart city.

Hal ini pernah diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi yang menegaskan jaringan internet Ibu Kota masa depan itu harus berbasis digital dan teknologi dengan kecepatan 5G.

“Kalau IKN memang harus 5G. Sudah dicanangkan smart city, masak smart internetnya cuma 50 mbps, jadi enggak smart dong,” kata Budi pada forum yang digelar CNN Indonesia bulan lalu.

Adapun untuk pengelola penyedia layanan untuk jaringan internet di IKN dikelola oleh PT Aplikasinusa Lintasarta dan Information and Communication Technology (ICT) Total Solution  yang akan bekerja sama dengan PT Bina Karya di bawah pengelolaan Otorita IKN.

Kedua perusahaan dipercaya untuk pembangunan, pengoperasian, dan pengelolaan infrastruktur jaringan telekomunikasi.

Kerja sama strategis tersebut ditandatangani pada Oktober lalu dengan tujuan jaringan internet canggih dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pelanggan, bisnis, dan tentunya bagi masyarakat yang tinggal di IKN.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya