Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pertamina Blokir 232.000 Kendaraan, PMI: Sudah Tepat untuk Kelancaran Distribusi BBM

SENIN, 27 NOVEMBER 2023 | 15:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah PT Pertamina Patra Niaga memblokir sebanyak 232.000 kendaraan dari aplikasi MyPertamina, sudah tepat.

Langkah memblokir, diambil sebagai langkah proaktif Pertamina seiring ketidakcocokan data kendaraan tersebut antara di MyPertamina dengan di Korlantas Polri maupun di Samsat.

Koordinator Bidang Kajian Strategis Penggerak Milenial Indonesia (PMI), Iir Irham Mudzakkir, langkah itu patut didukung. Pasalnya, ada temuan sebagian besar kendaraan yang diblokir terlibat dalam aktivitas yang tidak sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan Pertamina.


"Alasan pemblokirannya cukup jelas dan tepat dilakukan. Sesuai fakta di lapangan, ditemukan ketidakcocokan data antara di MyPertamina dengan di Korlantas Polri maupun di Samsat," ujar Irham dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/11).

Lebih lanjut, Irham mencatat bahwa langkah ini positif terutama untuk memastikan bahwa sumber daya energi seperti bahan bakar minyak (BBM), tersedia secara adil dan efisien bagi masyarakat yang kendaraannya memenuhi syarat dan terdaftar di Korlantas Polri ataupun di Samsat.

"Pemblokiran itu kami nilai merupakan bagian dari upaya Pertamina dan Korlantas Polri untuk mengoptimalkan distribusi bahan bakar dan mengurangi potensi penyalahgunaan," terangnya.

Irham juga menyarankan pentingnya kerjasama dari berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kelancaran distribusi BBM, sekaligus memastikan bahwa data kendaraan yang mereka gunakan adalah benar.

"Masyarakat harus bersama-sama mematuhi aturan dan kebijakan yang berlaku, kita dapat menciptakan sistem distribusi yang lebih efisien dan adil," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya