Berita

Presiden Joko Widodo terima palu estafet Keketuaan ASEAN 2023 dari Perdana Menteri Kamboja Hun Sen di Hotel Sokha, Phnom Penh pada Minggu, 13 November 2022/Ist

Global

73,8 Persen Warga Setuju Indonesia Berhasil Jadi Ketua ASEAN

SELASA, 21 NOVEMBER 2023 | 15:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hasil jajak pendapat yang dikeluarkan Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri dan Litbang Kompas menunjukkan bahwa 73,8 persen setuju bahwa Indonesia berhasil memimpin Keketuaan ASEAN 2023.

Survei yang dilakukan terhadap 510 responden di Indonesia dengan komposisi laki-laki sebanyak 50,8 persen dan perempuan 49,2 persen. Rentang usia responden mulai dari 17 hingga lebih dari 55 tahun, mewakili empat generasi yakni Baby Boomer, Gen X, Gen Z, dan Gen Z.

Menurut paparan Kepala Pusat SK Isu Khusus dan Analisis Data, Edi Suharto, mayoritas responden setuju bahwa Keketuaan Indonesia di ASEAN sukses mengangkat berbagai isu politik, keamanan, ekonomi, sosiokultural untuk masa depan kawasan.


Dikatakan Edi, dari 73,8 persen suara tersebut terpecah menjadi beberapa aspek, yakni sebanyak 36 persen setuju Indonesia diperhitungkan negara lain, 20,8 persen mengatakan "iya" bahwa Indonesia mampu menyukseskan ASEAN.

Kemudian 17,6 persen di antaranya yakin ASEAN bisa menghasilkan kesepakatan, 5,1 persen setuju Keketuaan Indonesia mampu mengurangi konflik di ASEAN dan 10,6 menjawab lainnya.

"Mayoritas responden yakin bahwa Keketuaan Indonesia dalam KTT ASEAN telah berhasil mengangkat berbagai isu untuk memajukan ASEAN," kata Edi dalam seminar capaian dan refleksi Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 di Kantin Diplomasi, Kementerian Luar Negeri RI pada Selasa (21/11).

Lebih lanjut, Edi mengatakan bahwa 15,7 persen dari responden mengatakan tidak setuju dengan keberhasilan Indonesia sebagai ketua ASEAN tahun ini.

"Sebanyak 58 persen mengatakan bahwa Indonesia mendapatkan manfaat dari KTT ASEAN. Kemudian 33,3 persen responden mengatakan masih banyak permasalahan di antara para negara. Sementara 3,7 persen menyebut Indonesia belum dipandang bangsa lain. Sisanya 5 persen memiliki pendapat lainnya," jelasnya.

Terakhir, kata Edi, sebanyak 10,5 persen menjawab tidak tau apakah Indonesia benar-benar berhasil memimpin ASEAN selama setahun terakhir.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya