Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Sudah Ikuti Semua Proses Hukum, Firli Bahuri: Jangan Pernah Menunda Keadilan

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 14:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengaku mempertaruhkan apapun untuk menjemput keadilan atas adanya serangan balik dari para koruptor kepada dirinya.

Firli mengatakan, dirinya telah melaksanakan kewajiban dan memenuhi kebutuhan penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri dalam kasus dugaan pemerasan yang melibatkan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

Salah satunya adalah, memberikan keterangan sebagai saksi sebagaimana apa yang dilihat, didengar, dialami, dan diketahuinya.


"Telah dikatakan dan telah saya sampaikan selengkap-lengkapnya," kata Firli kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (20/11).

Firli berharap, seluruh proses pemeriksaan dilakukan dengan prinsip sebagaimana hukum yang berlaku. Mengingat, semua anak bangsa menunggu keadilan.

"Saya juga ingin menyampaikan secara langsung, bahwa saya telah mengikuti seluruh proses hukum yang berlangsung, saya tidak peduli bahwa saya purnawirawan Komisaris Jenderal Polisi, ataupun saya sebagai pimpinan lembaga negara KPK, saya pertaruhkan untuk menjemput keadilan," tegasnya.

Selain itu, Firli mengaku mendukung semua proses hukum agar peristiwa hukum menjadi terang benderang. Di mana, penegak hukum juga harus menghormati asas-asas penegakan hukum, dan tidak boleh terjadi pelanggaran hukum.

"Melalui forum ini, kesempatan ini, saya menyampaikan, jangan pernah menunda keadilan, karena menunda keadilan sejatinya adalah ketidakadilan itu sendiri, keadilan sungguh dinanti oleh seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Firli pun mengajak semua pihak untuk mengawal dan menghormati asas-asas penegakan hukum, di antaranya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

"Kita pun menjunjung tinggi kehormatan terhadap hak asasi manusia. Mari bersama KPK, untuk mengawal republik ini dari praktik-praktik korupsi," pungkas Firli.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya