Berita

Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II Christina Aryani/Net

Politik

Politikus Golkar Dorong Deteksi Dini Atasi Stunting di DKI Jakarta

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 11:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Meskipun terus mengalami penurunan, deteksi dini dan intervensi untuk mengatasi persoalan stunting di DKI Jakarta masih penting untuk dilakukan.

Anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta II Christina Aryani mengungkapkan, ada 22.000 temuan kasus stunting di mana 9.000 sudah selesai diatasi.

Oleh karena itu, ia mendorong agar upaya sistematis dilakukan sehingga DKI Jakarta bisa bebas dari kasus gizi buruk.

"Stunting di Jakarta masih menjadi persoalan, namun berita baik bahwa angkanya terus mengalami penurunan, seiring intervensi yang dilakukan terutama di tingkat kelurahan," ungkap Christina dalam keterangannya, Senin (20/11).

Berdasarkan pengamatan dan kunjungan Christina melalui bincang warga di daerah pemilihannya di berbagai lokasi di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, ditemukan fakta bahwa proses intervensi kasus stunting sudah efektif dilakukan.

Misalnya saja, lanjut politisi Partai Golkar temuan di Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru terdapat 8 anak stunting yang setelah dilaporkan ke kelurahan langsung diintervensi.  

"Hasilnya positif, 3 bulan ditangani, setiap hari dimasakkan makanan sehat oleh kader posyandu akhirnya berat dan tinggi badan bisa normal. Jadi efektif," ujar Ketua DPP Partai Golkar ini.

Penanganan kasus stunting di Jakarta, kata Christina, hendaknya juga didorong melalui sosialisasi yang konsisten kepada seluruh masyarakat; terutama sejak ibu hamil sampai kelahiran dan pendampingan awal saat balita.

"Aspek pendampingan masa kehamilan sampai kelahiran itu sangat penting. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dijalankan Posyandu bisa ditingkatkan frekuensinya. Tetapi intinya jika ada kasus harus segera lapor agar bisa langsung diintervensi," tegas Christina.

Khusus Jakarta, Christina banyak berjumpa dengan warga yang bertugas sebagai kader posyandu, dasawisma dan jumantik. Dari perjumpaan tersebut dia meyakini, Jakarta memiliki infrastruktur memadai untuk mengatasi permasalahan stunting.

"Kalau kita perhatikan di Jakarta, sudah ada kader yang menjalankan fungsinya dengan optimal. Infrastrukturnya juga sudah ada dengan pelibatan masyarakat yang cukup baik. Sekarang tinggal konsisten ke depannya sehingga upaya menurunkan stunting di Jakarta bisa berhasil dengan lebih baik lagi," pungkasnya.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebut total data stunting se-Jakarta berjumlah 22.000. Sementara itu, upaya penurunan cukup signifikan dilakukan; kurang lebih 9.000 sudah selesai. Selain stunting, Jakarta juga mencatat data rawan gizi, sebanyak 23.000.

Populer

Bangun PIK 2, ASG Setor Pajak 50 Triliun dan Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

Senin, 27 Januari 2025 | 02:16

Gara-gara Tertawa di Samping Gus Miftah, KH Usman Ali Kehilangan 40 Job Ceramah

Minggu, 26 Januari 2025 | 10:03

Viral, Kurs Dolar Anjlok ke Rp8.170, Prabowo Effect?

Sabtu, 01 Februari 2025 | 18:05

KPK Akan Digugat Buntut Mandeknya Penanganan Dugaan Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Januari 2025 | 20:17

Prabowo Harus Ganti Bahlil hingga Satryo Brodjonegoro

Minggu, 26 Januari 2025 | 09:14

Datangi Bareskrim, Petrus Selestinus Minta Kliennya Segera Dibebaskan

Jumat, 24 Januari 2025 | 16:21

Masyarakat Baru Sadar Jokowi Wariskan Kerusakan Bangsa

Senin, 27 Januari 2025 | 14:00

UPDATE

Razia Balap Liar: 292 Motor Disita, 466 Remaja Diamankan

Senin, 03 Februari 2025 | 01:38

Pemotor Pecahkan Kaca Mobil, Diduga karena Lawan Arah

Senin, 03 Februari 2025 | 01:29

PDIP: ASN Poligami Berpeluang Korupsi

Senin, 03 Februari 2025 | 01:04

Program MBG Dirasakan Langsung Manfaatnya

Senin, 03 Februari 2025 | 00:41

Merayakan Kemenangan Kasasi Vihara Amurva Bhumi Karet

Senin, 03 Februari 2025 | 00:29

Rumah Warga Dekat Pasaraya Manggarai Ludes Terbakar

Senin, 03 Februari 2025 | 00:07

Ratusan Sekolah di Jakarta akan Dipasang Water Purifire

Minggu, 02 Februari 2025 | 23:39

Manis di Bibir, Pahit di Jantung

Minggu, 02 Februari 2025 | 23:18

Nasdem Setuju Pramono Larang ASN Poligami

Minggu, 02 Februari 2025 | 23:03

Opsen Pajak Diterapkan, Pemko Medan Langsung Pasang Target Rp784,16 Miliar

Minggu, 02 Februari 2025 | 22:47

Selengkapnya