Berita

Presiden RI, Joko Widodo/Net

Bisnis

Jokowi Akui Belum Ada Realisasi dari Investor Asing di Proyek IKN

SABTU, 18 NOVEMBER 2023 | 10:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sampai saat ini, belum ada realisasi dari investor asing yang masuk ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, meskipun Presiden RI Joko Widodo telah mengantongi banyak Letter of Interest (Lol).

Hal tersebut diakui Jokowi sendiri, dalam pernyataannya di sela-sela KTT APEC, di California, Amerika Serikat (AS), pada Kamis (16/11).

"Sampai saat ini belum ada (investasi asing masuk IKN)," kata Jokowi, yang dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden pada Sabtu (18/11).


Meski begitu, Jokowi optimis para investor asing akan segera tertarik masuk ke IKN, karena, saat ini sudah banyak pengusaha lokal Tanah Air yang menanamkan modalnya di IKN.

"Saya yakin bahwa setelah investor dalam negeri bergerak, semakin banyak setiap bulannya, investor luar akan segera masuk. Kita lihat saja nanti, pasti masuk," ungkapnya.

Jokowi sebelumnya diketahui sempat menyetop investasi asing di IKN Nusantara, lantaran ia ingin mengutamakan investor dalam negeri untuk ikut serta dalam pembangunan di IKN.

Padahal saat itu, Jokowi mengklaim telah mengantongi lebih dari 100 investor asing yang tertarik untuk berinvestasi di IKN.

Menurut Jokowi, dirinya tidak ingin para pengusaha lokal tidak mendapatkan kesempatan dalam berpartisipasi di IKN.

"Kalau mentok dan sudah tidak ada (investor dalam negeri), kita akan keluarkan jurus yang dari luar," kata Jokowi saat berada di IKN pada Rabu (1/11).

Namun, saat ini, Presiden RI itu kembali mengharapkan investasi asing segera masuk ke IKN, dengan tiga sektor akan jadi prioritas utama yang ditawarkan kepada para pemilik modal, yaitu, pendidikan, kesehatan dan juga teknologi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya