Berita

Anggota DPD RI Fahira Idris/Ist

Politik

Bagi Fahira, Uji Publik Capres-Cawapres Bisa Tekan Angka Golput

KAMIS, 16 NOVEMBER 2023 | 09:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar uji publik kepada tiga kandidat capres-cawapres 2024 mendapat dukungan penuh dari Anggota DPD RI Fahira Idris.

Tiga capres-cawapres tersebut adalah pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Sebagai salah satu pemilih pada Pilpres 2024, saya dan tentunya rakyat Indonesia membutuhkan lebih banyak forum-forum dialog dan debat yang menghadirkan para capres," kata Fahira lewat keterangan resminya, Kamis (16/11).


Menurut senator Jakarta itu, uji publik capres-cawapres di kampus seperti yang akan digelar Muhammadiyah ini akan menjadi referensi penting bagi rakyat sebelum menentukan pilihannya.

Semakin banyak forum adu gagasan antarcapres yang digelar di kampus-kampus dan disiarkan secara meluas ke seluruh Indonesia berpotensi meningkatkan tingkat partisipasi pemilih Pilpres 2024.

"Jika para capres mampu meyakinkan rakyat lewat visi misi dan programnya, mereka (pemilih) yang berniat golput, punya potensi menjadi ikut memilih jika melihat performa para capres yang meyakinkan,” tukas Fahira Idris.

Uji publik tersebut akan digelar pada 21, 22, dan 23 November 2023. Untuk Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka rencananya akan digelar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa 21 November 2023.

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu 22 November 2023. Sedangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD digelar di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Kamis 23 November 2023.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya