Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari saat menandatangani kerja sama dengan Tik Tok di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/11)/RMOL

Politik

KPU Gandeng TikTok Sosialisasi Pemilu Damai

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 17:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggandeng platform media sosial (medsos) TikTok, untuk memastikan konten-konten yang berseliweran di dunia digital bisa mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 yang damai.

Upaya itu, dituangkan Ketua KPU RI, Hasyim Asyari saat menandatangani kerja sama dengan Tik Tok di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

"Hari ini tanggal 15 November 2023 dapat bertemu antara KPU dengan TikTok dalam rangka untuk memperkuat sosialisasi partisipasi masyarakat untuk Pemilu 2024 dan Pilkada 2024," ujar Hasyim.


Dia menjelaskan, UU Pemilu mengamanatkan KPU untuk menginformasikan pelaksanaan pemilu kepada masyarakat, utamanya untuk memastikan antara peserta bisa menjalankan prinsip jujur dan adil.

"KPU ini sebagai lembaga layanan, ada dua pihak utama yang dilayani KPU, yang pertama adalah pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya, kemudian peserta pemilu untuk dapat berkompetisi secara fair dalam pemilu maupun pilkada," urainya.

Maka dari itu, Hasyim memandang ketepatan memilih media yang menyebarkan informasi penting untuk diperhatikan KPU, yang pada akhirnya dipilih TikTok sebagai rekan sosialisasi informasi kepemiluan.

"Karena, penghitungannya dalam komunikasi itu ada pesan yang akan disampaikan, lalu ada siapa yang menyampaikan pesan, lalu ada metodenya, ada media, kemudian ada strategi," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya