Berita

Ahmad Muzani didampingi Nusron Wahid/RMOL

Politik

TKN Prabowo-Gibran Tak Tahu Maksud Megawati Sebut Ada Kecurangan di Pemilu

SENIN, 13 NOVEMBER 2023 | 22:23 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mengaku tidak tahu-menahu soal dugaan kecurangan pada Pemilu 2024, seperti dilontarkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

"Saya tidak tau apa yang dimaksud dengan kecurangan, tapi yang pasti, kampanye belum dimulai. Hari ini baru penetapan pasangan calon, besok pengambilan nomor urut," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, di Rumah Besar Relawan Prabowo, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Senin malam (13/11).

Muzani juga mengatakan, masih 15 hari lagi baru masuk masa kampanye. Sebab itu dia merasa aneh bila sudah ada kecurangan sebelum masa kampanye dimulai.


"Masih 15 hari lagi kampanye dan seterusnya, jadi terus terang kami tidak paham dengan apa yang dimaksud," katanya.

Sebelumnya, seperti disiarkan di kanal Youtube PDI Perjuangan, Minggu (12/11), Megawati mengaku melihat kecurangan Pemilu akan terjadi lagi. Dia pun meminta rakyat tidak diintimidasi seperti dulu lagi.

Dia juga berharap Pemilu 2024 dapat berjalan demokratis, jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia.

"Rakyat jangan diintimidasi seperti dulu lagi. Jangan biarkan kecurangan Pemilu, yang akhir-akhir ini terlihat sudah mulai, akan terjadi lagi. Gunakan hak pilihmu dengan tuntutan nurani," pungkas Megawati.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya