Berita

Ridwan Kamil dipercaya akan mendongkrak raihan suara Partai Golkar di Jawa Barat/Ist

Politik

Diperkuat Ridwan Kamil dan Holil Aksan, Golkar Jabar Yakin Menangkan Pemilu 2024

KAMIS, 09 NOVEMBER 2023 | 15:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keyakinan besar tengah dirasakan Partai Golkar Jawa Barat bahwa mereka akan memenangkan Pemilu 2024. Tak hanya menang, Wakil Ketua DPD Golkar Jabar bidang Media dan Penggalangan Opini, Asep Suparman, bahkan optimis raihan suara partainya akan naik signifikan.

Keyakinan Asep bukan tanpa alasan. Selain mesin politik Golkar yang kuat, kesuksesan proses rekrutmen politik juga sangat berpengaruh besar pada raihan suara.

"Rekrutmen politik di Partai Golkar berjalan sangat baik," kata dia, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (9/11).


Buktinya, kata Asep, Partai Golkar bisa menarik Gubernur Jawa Barat periode 2019-2023, Ridwan Kamil, beserta istrinya Atalia Praratya.

"Keduanya bakal jadi vote getter yang bisa mendongkrak suara Golkar di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung," ujar Asep.

Tak hanya dua tokoh tersebut, politikus kawakan tersebut menambahkan, Partai Golkar juga berhasil menarik tokoh-tokoh kuat di tiap Dapil.

Secara khusus Asep menyebut Golkar Jabar mendapat tambahan energi besar di Dapil XI (Garut-Tasikmalaya) dengan bergabungnya sosok Ketua Forum Koordinasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) Jawa Barat, Holil Aksan Umarzen.

"Pak Haji Holil adalah salah satu rising star Golkar Jabar. Ia tokoh Jawa Barat yang punya basis massa kuat di Garut dan Tasikmalaya," ungkapnya.

"Dari hasil survei internal dan beberapa survei lain, popularitas dan elektabilitas Pak Haji Holil terus menanjak. Terbaru dia menempel ketat caleg andalan Gerindra di Dapil XI, Pak Husein," lanjutnya menjelaskan.

Asep yakin Holil Aksan akan berhasil menangguk suara besar di Dapil Kabupaten Garut-Tasikmalaya.

"Survei terbaru dari salah satu lembaga survei ternama, popularitas Haji Holil sebesar 85 persen dan elektabilitas mencapai 75 persen dengan tingkat margin error 2,5 persen. Kalau kerja kerja politiknya terus digenjot, bukan tidak mungkin dia jadi nomor satu di Dapil XI dan membantu mendapatkan dua kursi di DPR RI," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya